Terpaut jarak 327 km dan tenggelam dalam kesibukan masing-masing, takdir mempertemukan kami di sebuah cafe bersama dua keluarga di Mojokerto. Sebuah kejutan yang menjadi awal kisah kami untuk mencoba mengenal satu sama lain untuk pertama kali.
Setelah berkenalan melalui pesan, kami bertemu secara langsung di Malang. Kami mulai menemukan banyak tanda kecocokan. Buku Alchemist karya Paulo Coelho seakan menajamkan insting kami tentang tanda-tanda. Hingga kami bertanya dalam hati, "Apakah dia orang yang aku cari?"
Kami bertemu lagi di sebuah cafe di dekat Universitas Negeri Malang. Kami mencoba meyakinkan diri dan memantapkan hati masing-masing. Rasanya penuh haru, kami bersyukur bisa mengenal satu sama lain. Berbekal keyakinan, istikharah dan dukungan keluarga akhirnya kami memutuskan untuk melanjutkan hubungan ke jenjang lebih serius.
Semuanya berjalan cepat dan Allah mudahkan prosesnya. Tak lama kami pun bertunangan. Momen itu menjadi hari yang sangat bermakna, membuat kami semakin dekat dan percaya. Banyak doa yang kami dapat, juga banyak kasih sayang dan dukungan dari keluarga terutama orang tua.
Tanggal 16 Januari 2026 adalah momen perjalanan Isra' Mi'raj nabi, begitu juga kami yang akan melanjutkan perjalanan bersama untuk menyempurnakan separuh agama. Dengan doa semoga Allah meridhai perjalanan kami, memudahkan prosesnya dan menjadikan rumah tangga kami sakinah mawaddah warahmah.